Sabtu, April 04, 2009

Write poem again?

#

Sempurna

Tiada kesempurnaan bagi lelaki
Kecuali ia telah mampu bertahan dari perasaannya

#

Tukang Jahit

Hari ini aku datang ke penjahit
Dia heran, karena aku hanya telanjang

Ditanyanya aku
Mau menjahit apa, pak?

Kujawab saja :

Tolong jahitkan mulut mata dan telingaku
Agar segala kebusukan berkubur di kedalamanku

Penjahit menyahut aneh :

Mari, kutumpuk dirimu bersama baju-celana itu
Taruh akalmu di almari itu barang sehari

Baiklah, jawabku

Aku bergumam, apakah ternyata bukan aku saja
Yang dijahit olehnya?

Setelah sehari, aku pun jadi.
Ternyata selama ini aku hanya baju-celana
Yang pesolek, yang memolek
Palsu seperti lainnya.

#

Gintung

Setahun lalu kita makan gurame
Dan minum kelapa muda
Di Gintung

Semua serba mengenyangkan

Pagi ini,
Aku nonton televisi, gurame itu hidup lagi
Menjelma makhluk raksasa
Air yang menggantung itu dikibasnya

Bendungan muntah
Rumah-rumah seketika berubah
Orang-orang tengadah di dalam air, di dalam tanah

Maaf sayang, aku tak doyan gurame lagi

Tidak ada komentar: