Dirimu adalah pertaubatan dari masa-lalu masa-laluku
Adalah madrasah bagi kekurangan-kekuranganku
Suatu saat jika kau dengar gema masa lalu dan kekurangan itu
Bijakmu sebagai penerang, penuntun diriku menghadapi badai dan hujan
Hingga aku sampai pada batas mimpi yang kutaruh di jendela langit
Bersamamu, memeluk, memijit-lelah, membaca ulang catatan kenangan
Menjagamu, adalah dengan diriku mencapai puncak kemampuanku
Ya, aku bisa untuk itu. Seperti katamu, Aku tak bodoh.
Dan nanti, kita hanya akan tersenyum menggelengkan kepala
Seperti profesor teringat ia belajar mengeja kata-kata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar