Aku mulai tak suka dengan kota yang dulu kukagumi ini, jogjakarta.
Entahlah, dia tak mampu menjadi singgahan pikiran dan perasaanku sekarang. Aku mulai muak dengan kompromi angkringan dengan para pengunjungnya, kudapati mereka terjebak malas. Terakut oleh kesombongannya sendiri, seolah-olah merekalah yang paling digdaya dan bersejarah gemilang di dunia ini.
Seperti priyayi mereka saat menjual harga diri di kaki kolonial. Dan akhirnya mereka mengirimkan pasukan perang kerajaan hanya untuk menggempur saudaranya sendiri di klungkung. Biadab!
Aku mulai ingin meninggalkan kota ini, kota yang dulu pernah kukagumi suasana dan orang-orangnya. Aku mulai jatuh cinta pada jakarta, selamat kau telah mencuri hatiku, keramaian yang menantang. selamat, aku mulai tak mau menjadi terbelakang, selamat aku mulai tersengat kenyataan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar