Yang lebih berharga dari perjalanan adalah, pengakuan bahwa kekeliruan-kekeliruan pernah dilakukan. Dan di sini, pengakuan itu terekam.
Selasa, Desember 20, 2011
20-12-2011
Tidur di warnetnya bendol di madiun. Kebangun mimpi buruk, susah bernapas. Mimpi ibu meninggal, disusul bapak. Semua meninggal. Seperti malam-malam ketika mereka bangun menunaikan shalat tahajud (malam selasa & malam jumat), doa-doa mereka kuat menyentuhku, melalui perasaan melalui pikiran, pun saat aku dalam tidur.
Aku masih memiliki mereka saat ini. Aku masih berkesempatan memberi mereka kebahagiaan. Dan mimpi tsb mengingatkan, diamku beberapa hari ini, membuat kesedihan yg dalam buat mereka. Maafkanlah semuanya, aku menyayangi kalian.
Madiun, 00.20/20-12-2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar