Senin, Maret 26, 2007

primitif

(rasan-rasan)

jika sepakbola dan berbagai lomba terus menghadirkan permusuhan dan kebencian, lebih baik dibubarkan. Aku heran, seperti juga keherananmu juga mungkin, bung. Jauh bermil-mil kan mereka datang berduyun ? mengadakan berbagai aktifitas, tapi bukan atas nama persekutuan dalam ia mencapai tujuan, belajar. Mereka lebih memilih berkumpul atas nama daerah, tempat darimana mereka berasal, yang tentunya bakal melahirkan sebuah kekuatan, keangkuhan dan tak bisa dipungkiri lagi adalah kesewenang-wenangan.

aku teringat & setuju dengan tulisan ahmad wahib :

kenapa ada perkumpulan mahasiswa madura, sumatera, kalimantan, jawa dan lain lain ? ... ini semua adalah budaya primitif !!!

ataupun kalau tidak, mereka akan berbangga-bangga dengan kealumnian dari tempat mereka sama-sama pernah menuntut ilmu dulu, sedemikian banyak organisasi, sedemikian jamak terbuangnya kuantitasi, enaknya sementara untuk diri sendiri, seperti onani.

aku heran ? aku sinis ? iya !

1 komentar:

Anonim mengatakan...

jeng, namanya juga dunia, ya kudu diterima baik buruknya; menolak yg buruk sama saja mematikan kebaikannya, karena keduanya gak bisa dipisahkan, ada tempatnya masing2.

secara primitif orang berkumpul berdasarkan kesamaan, apa pun itu; dan naluri primitif tidak selalu berarti buruk, termasuk onani. Onani menjadi baik ketika ia mampu mencegah hasrat untuk membeli jasa para penjaja cinta. salam.